Monday, June 23, 2014

Apa efek ibu hamil minum kopi dan makan durian?

Kekhawatiran ibu hamil terhadap kebiasaannya minum kopi dan makan durian adalah sesuatu yang wajar. Tapi apakah ibu hamil tahu apa efek dan akibat makan durian dan minum kopi? berikut ulasannya.

1. ibu hamil minum kopi

Bagi ibu hamil yang mempunyai kebiasaan minum kopi atau kafein ada baiknya melihat artikel ini.  Artikel tentang kebiasaan ibu hamil yang minum kopi sudah banyak dibahas antara lain dari penelitian oleh Wisborg dan kawan-kawan yang megamati bahwa wanita hamil yang meminum kopi sebanyak 4-7 cangkir kopi per hari akan beresiko 80% lebih tinggi dibandingkan dengan yang tidak mengkonsumsi kopi. Pada penelitian lain menyebutkan bahwa mengkonsumsi kopi atau kafein kurang dari 200mg perhari tidak menyebabkan resiko keguguran meningkat atau pun bayi lahir prematur.

Perlu diketahui bahwa, kandungan kafein dalam 1 cangkir kopi berkisar antara 76-137 mg kafein. Kandungan kafein pada 2 cangkir teh berkisar antara 26-48 mg. Kafein tidak hanya dalam kopi dan juga teh saja, tetapi kafein juga terdapat pada coklat dan beberapa jenis soft drink. Para ahli menyarankan para wanita untuk membatasi asupan kafein mereka menjadi kurang dari 200 miligram per hari, yaitu sekitar 12-ons cangkir kopi. Sebuah studi menemukan bahwa wanita yang mengkonsumsi 200 mg atau lebih kafein sehari memiliki dua kali lipat risiko keguguran dari pada meraka yang tidak mengkonsusi kafein. Untuk itulah bagi ibu hamil lebih baik membatasi konsumsi makanan atau pun minuman yang mengandung kafein sehingga tidak lebih dari 200 mg/hari.

Dari penelitian tersebut disarankan bagi ibu hamil seyogyanya membatasi makanan atau minuman yang mengandung cafein. Kalau ibu hamil ingin minum kopi jangan sampai melebihi 2 cangkir kopi perhari. Atau jika seandainya ingin minum kopi, pilihlah kopi yang tidak mengandung kafein atau kopi yang decaf. Dapat juga dengan cara pencampuran kopi dengan susu, dan mengurangi takaran kopi. Di rumah, cobalah menggunakan lebih sedikit kopi bubuk (atau daun teh) ketika menyeduh. Meskipun teh herbal sering tidak memiliki kafein, pastikan untuk membaca daftar bahan terlebih dahulu di bungkus/lampiran the herbal tersebut. Telitilah apakah  ada tumbuh-tumbuhan tertentu dan zat aditif yang mungkin tidak aman selama kehamilan. Kalau perlu konsultasikan dengan dokter tentang herbal tersebut.


2. ibu hamil makan durian

Ada beberapa pertanyaan dari ibu hamil tentang makan durian. Apakah diperbolehkan seorang ibu hamil makan buah durian? Beberapa dokter berpendapan bahwa makan durian tidak berbahaya bagi janin asal jangan kebanyakan. Makanlah secara wajar jangan berlebihan. Seperti diketahui buah durian mengandung alkohol dan asam arachidonat.

Kandungan alkohol dapat mengakibatkan gangguan terhadap tumbuh kembang janin dalam kandungan. Salah satu gangguan tersebut adalah berat badan lahir rendah.

Sedangkan keberadaan asam arachidonat adalah senyawa prekursor atau senyawa pencetus pembentukan prostaglandin atau senyawa yang dapat merangsang kontraksi rahim yang dapat mengakibatkan terjadinya keguguran (pada trimester pertama) atau kelahiran dini/kelahiran prematur (kehamilan di bawah 36 minggu).

Namun demikian, kadar dari kandungan kedua zat tersebut dalam sebuah durian tidak dapat mencukupi untuk menimbulkan kedua efek di atas. Dengan kata lain, buah durian aman untuk dikonsumsi selama buat tersebut masih dalam keadaan segar, bersih serta dengan porsi konsumsi yang tidak berlebihan.  Seperti mengonsumsi setengah buah utuh sudah cukup.

Sedangkan untuk produk olahan yang mengandung durian, tentu saja jumlah kadar kedua zat tersebut jauh lebih kecil dibandingkan dengan kita mengonsumsi  langsung buahnya. Dengan demikian, dampak pada kandungan seorang ibu hamil dengan sendirinya juga jauh lebih kecil. Hanya saja, yang perlu diperhatikan dan menjadi fokus kita semua adalah cara pengolahan , bahan utama dan bahan tambahan makanan yang turut serta dalam pengolahan produk makanan tersebut.

Kita ambil contoh produk makanan yang mengadung durian seperti es krim, es krim sebagai produk olahan makanan mengandung pemanis dan lemak yang cukup tinggi. Demikian juga dengan produk olahan makanan yang lain seperti dodol. Sementara itu jika kita ketahui bahwa kebutuhan bayi terhadap karbohidrat dan lemak tidak terlalu tinggi. Sedangkan untuk produk makanan tempoyak, karena disebabkan oleh pengolahannya yang kurang higienis, makan jenis ini dapat mengakibatkan gangguan pencernaan dalam tubuh.

Jadi, kesimpulannya adalah ibu hamil boleh mengkonsumsi durian selama itu tidak berlebihan baik jumlah dan waktu mengonsumsinya maka tidak berakibat terhadap janin yang dikandungnya. Demikian juga halnya dengan makanan produk – produk makanan olahan yang mengandung durian.

No comments:

Post a Comment