Monday, June 16, 2014

Cara Menghilangkan Keputihan pada Wanita Secara Alami

 

Keputihan merupakan masalah yang sering dialami oleh kaum wanita. Banyak wanita yang tidak mengetahui apa itu keputihan, sehingga menganggapnya dengan sepele. Padahal jika penyakit tersebut tidak segera diobati, maka akan semakin parah. Ada dua macam keputihan yaitu keputihan yang terjadi secara normal atau keputihan yang merupakan gejala suatu penyakit yang berbahaya. Keputihan yang normal biasanya tidak berbau, warnanya bening atau tidak berwarna, dan tidak menimbulkan rasa gatal maupun nyeri. Sedangkan keputihan yang tidak normal, biasanya berbau tidak enak, warnanya hijau ke abu-abuan atau kuning. Biasanya, jumlah yang dikeluarkan lebih banyak dan menimbulkan rasa gatal atau nyeri. Keputihan pada wanita biasanya dapat disembuhkan secara alami jika belum terlalu parah.

Supaya terhindar dari keputihan, maka kebersihan vagina harus selalu dijaga dengan baik. Pada dasarnya, timbulnya keputihan adalah keluarnya cairan secara berlebihan dari vagina. Penyebab keputihan yang tidak normal yaitu disebabkan karena terjadinya infeksi pada vagina. Gejala awal yang dirasakan yaitu rasa gatal pada bagian luar bibir vagina. Keputihan sering terjadi karena bakteri, jamur atau virus. Jika tidak ditangani dengan segera, maka infeksi tersebut akan menjalar dan menimbulkan suatu peradangan pada saluran kencing. Sehingga, penderita akan terasa perih saat buang air kecil. Saat ini banyak sekali obat keputihan yang di jual dipasaran, mulai dari harga murah sampai harga yang mahal. Padahal dengan menggunakan produk-produk untuk mengatasi keputihan belum tentu menjamin kesembuhan dan terjaga keamanannya. Sebelum Anda memutuskan untuk menggunakan produk tersebut, cobalah dengan melakukan pencegahan terlebih dahulu.

Hal-hal penting yang harus diperhatikan agar terhindar dari keputihan

 Selalu menjaga kebersihan vagina. Sebaiknya dalam membersihkan vagina menggunakan air bersih yang mengalir dengan cara mengusap dari arah depan ke belakang.

 Mengurangi penggunaan sabun antiseptik karena hal itu akan mengganggu keseimbangan pada Ph vagina.

 Pada saat menstruasi, sebaiknya rutin mengganti pembalut minimal 3 x dalam sehari.

 Kenakan pakaian dalam yang tepat, tidak terlalu ketat dan terbuat dari bahan yang mudah menyerap keringat.

 Menghindari risiko infeksi pada vagina seperti berganti-ganti pasangan dalam hubungan seksual.

 Jika sudah terjadi keputihan, sebaiknya obati sedini mungkin dengan memeriksakan ke dokter. Supaya mengetahui bahwa keputihan yang diderita termasuk normal atau abnormal.

Terkadang keputihan terjadi pada wanita yang sedang hamil. Hal itu karena perubahan hormon dan aliran darah di area rahim dan juga area kewanitaan. Sehingga mengakibatkan proses sekresi pada area kewanitaan menjadi meningkat. Perubahan hormonal tersebut yang menyebabkan timbulnya jamur yang dapat menimbulkan iritasi pada vagina. Banyak wanita yang sedang hamil tidak merisaukan hal itu, karena keputihan yang dideritanya tidak menimbulkan keluhan. Namun jika hal itu dibiarkan terus menerus, maka akan membahayakan kehamilan. Keputihan saat hamil dapat menyebabkan kelahiran secara prematur. Selain itu juga dapat mengakibatkan ketuban pecah sebelum waktu kelahiran.

Cara pencegahannya yaitu sama seperti pencegahan untuk wanita yang tidak sedang hamil. Menjaga kebersihan area kewanitaan menjadi faktor utama untuk terhindar dari keputihan. Selalu menjaga area kewanitaan dari kelembaban, usahakan untuk selalu mengeringkan daerah tersebut setelah mandi maupun buang air kecil. Kurangi makan-makanan manis dan jenis makanan yang menyebabkan keputihan seperti nanas dan mentimun. Jika Anda mengalami gejala-gejala keputihan, sebaiknya segera periksakan ke dokter untuk berkonsultasi. Sehingga keputihan dapat ditangani dengan segera dan tidak menimbulkan penyakit yang berbahaya.

Description: Keputihan merupakan penyakit yang sering di derita wanita. Hal itu disebabkan infeksi jamur, dikarenakan kurangnya menjaga kebersihan pada area kewanitaan.

No comments:

Post a Comment